
Sesuai judulnya, yang akan saya bahas di artikel ini meliputi pengertian akun ayat silang dan penggunaannya. Nah, kita langsung saja ya pada pembahasan, silahkan simak berikut ini:
Ohiya, ada disclaimer dari pembahasan kali ini, pembahasan ini saya buat berdasarkan pengalaman saya pribadi ketika masih bekerja di salah satu perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang kuliner. Jujur saja, saya belum pernah menjumpai buku akuntansi atau peraturan yang membahas terkait akun ayat silang (jika kalian tau referensi resmi, bisa share via kolom komentar di bawah). Tapi, setau saja akun ayat silang sudah umum digunakan di perusahaan menengah ke atas, dan di perusahaan saya dulu sudah lama digunakan.
Sebelumnya, baca juga: Daftar nama dan kode rekening/akun dalam Akuntansi.

Pengertian Akun Ayat Silang
Secara sederhana, akun ayat silang adalah akun yang digunakan sebagai akun lalulintas atau perantara pada transaksi yang tidak bisa diakui sebagai biaya dan pendapatan, sehingga tidak akan muncul pada laporan laba-rugi. Akun ini sifatnya sementara, dalam artian pada akhir periode akuntansi normalnya (kadang tidak normal, akan dijelaskan pada akhir artikel) harus memiliki nilai NOL. Dikarenakan normalnya harus bernilai NOL pada akhir periode, maka pada periode yang sama normalnya ada jurnal penyeimbang.
Dalam laporan keuangan, posisi akun ayat silang ada di laporan posisi keuangan (Neraca) sebagai aset, baik ketika nilainya sudah NOL atau belum NOL.
Sampai di sini masih belum jelas? Silahkan lanjut membaca..
Penggunaan Akun Ayat Silang
Ada macam-macam kegunaan akun ayat silang dalam dunia pembukuan akuntansi, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Setor tunai yang gagal
Setor tunai di ATM (bukan lewat teller) kadang terjadi kegagalan karena berbagai sebab, sehingga uang kas sudah terlanjur dimasukkan mesin ATM namun saldo bank belum bertambah. Di perusahaan tempat saya bekerja dulu, dari 80 cabang rumah makan yang tersebar di jawa dan bali, setiap bulannya selalu saja ada cabang rumah makan yang mengalamiya. Karena tidak bisa diakui sebagai biaya, sedangkan jika langsung di catatkan sebagai penambah saldo bank nantinya akan berpengaruh pada rekonsiliasi bank maka solusinya menggunakan akun ayat silang.
Ketika setor tunai gagal
Akun |
Debet |
Kredit |
Ayat silang cabang 1 |
2.000.000 | |
Kas |
2.000.000 |
*Penamaan ayat silang bermacam-macam, bisa ayat silang cabang 1, cabang 2, atau kantor pusat.
*Nominal 2.000.000 sebagai perumpamaan
Penyeimbang (ketika saldo bank sudah bertambah)
Akun |
Debet |
Kredit |
Bank |
2.000.000 | |
Ayat silang cabang 1 |
2.000.000 |
2. Transaksi titipan antar cabang
Advertisement
Misalnya, cabang 1 transfer uang ke cabang 2 untuk titip membeli bahan baku senilai Rp. 1.000.000, maka penggunaan akun ayat silang sebagai berikut:
Akun |
Debet |
Kredit |
Bank cabang 2 |
1.000.000 | |
Ayat silang cabang 2 |
1.000.000 |
Akun |
Debet |
Kredit |
Ayat silang cabang 2 |
1.000.000 | |
Bank cabang 2 |
1.000.000 |
Akun |
Debet |
Kredit |
Ayat silang cabang 8 |
1.000.000 | |
Kas/bank |
1.000.000 |
Akun |
Debet |
Kredit |
Biaya perlengkapan kantor |
1.000.000 | |
Ayat silang cabang 8 |
1.000.000 |
Akun |
Debet |
Kredit |
Laba ditahan |
1.000.000 | |
Ayat silang cabang 8 |
1.000.000 |
